IKLAN

March 2, 2024

LOMBOK HIJAU NEWS

Independen Kritis dan Edukatif

KKN Mahasiswa/i UNIQBA Mengabdi Membangun Negeri dan masyarakat Desa Lantan.

4 min read

Lombok Tengah, – Kuliah Kerja Nyata UNIQHBA Kelompok 1 dapat Apresiasi dari pemerintah desa Lantan (29/10/2023).

Selama melaksakan proses KKN mahasiswa/i telah banyak berkontribusi kepada masyarakat setempat dengan memberikan pelatihan pembuatan Tas STRIPPING kepada ibu-ibu yang tidak mempunyai pekerjaan tetap sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekitar serta membentuk Kelompok Usaha Wanita (KUW) yang beranggotakan sebanyak 24 orang.

Lukmanul Hakim Ketua Kelompok KKN UNIQHBA mengatakan, untuk meningkatkan kreatifitas ibu-ibu perlu ada terobosan -terobosan baru yang bersifat kearifan lokal dan diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran.

“Kegiatan tersebut diharapkan nantinya ada tindak lanjut dari pemerintah baik Desa maupun kab. Lombok Tengah, mengingat ibu-ibu anggota kelompok yang ada di dusun Endut Tojang rata -rata petani dan pekebun yang tidak punya penghasilan tetap” ungkapnya.

Sebelum menyusun program kerja KKN mahasiswa/i UNIQHBA melakukan survei atau observasi lapangan untuk mendapatkan data-data pendukung agar dalam penyusunan program kerja KKN 2023 benar -benar bisa di terima oleh semua pihak diharapkan nantinya bisa bermanfaat untuk masyarakat disamping tujuan KKN itu sendiri.

“Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan seperti KKN sebelum-sebelumya namun yang lebih ditekankan pada kegiatan kelompok “, tambah Lukmanul Hakim.

Sementara atas nama pemerintah Desa Lantan Sami’un ( Kadus Dusun Endut Tojang ) dalam sambutanya memberikan Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Mahasiswa/i KKN UNIQHBA Bagu kelompok 1 tahun akademik 2023 yang ada di wilayah kerjanya atas sumbangsih yang telah di berikan kepada masyarakat Desa Lantan.

” pengabdian kalian ( mahasiswa/i ) semoga menjadi Amal Jariah dan diharapkan kepada semua anggota kelompok KUW untuk melanjutkan kegiatan tersebut dan diharapkan bisa menjadi sebuah terobosan baru dan usaha yang berkelanjutan sesuai dengan permintaan pasar, dan di harapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kami”, harapannya.

Usaha pembuatan Tas Stripping tersebut disamping harganya murah, juga menargetkan pasar terhadap ibu-ibu petani dan pekebun serta juga untuk kebutuhan belanja barang di pasar sebagai pengganti Tas Plastik dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Salah seorang anggota kelompok bernama Odah mengatakan semenjak ada pelatihan pembuatan Tas STRIPPING ini, ibu-ibu yang biasanya nganggur jadi ada kesibukan. “Semua hasil produksi kelompok yang sudah jadi semuanya laku terjual, beberapa pesanan juga datang dari luar desa Lantan. ” ungkapnya. (@lbar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © Lombokhijaunews | Newsphere by AF themes.